Archive for September, 2007

mulai menabung lagi

Sunday, September 30th, 2007

ngantuk…,

dihari minggu ini kayaknya gak ada kerjaan.. pengen deh beres-beresin rumah, tapi udah sampe rumah pasti mau nya tidurrr aja, tapi aku tetep di kantor nginep dan malem mingguan bersama hp N5110 (yang sudah menemaniku selama 4 tahun) dan dengan laptop acer, browsing, blogging, n chatting deh dan telp eva.

ugh nih satu cewek masih aja nempel kayaknya betah deket-deket aku..
atau kayaknya aku yang terus nempel ke dia karena gak betah juga kalo gak denger suara dia dalam sehari..

sebagai sahabat dia mau mendengarkan keluhan2ku dan mensupport kerjaanku.  temen yang baik deh. sebagai kekasih dia juga memperhatikan dan sangat pengertian.. nyaman aja walau kita dipisahkan berkilo-kilo jauhnya.

kayaknya pengen cepet-cepet lebaran terus ke jakarta, atau dia yang ke bandung.. hehehe.. ada baiknya juga dia jauh, apalagi pas ramadhan ini.. dia selalu mengingatkanku agar taklupa pada mbak iya (begitu dia memanggil lia almarhumah) dan terjaga dari hubungan yang diinginkan..

tandanya aku harus mulai menabung lagi, gak bisa hura-hura deh.. yah untuk apalagi, males deh lama-lama pacaran…

Waspada Makanan Manis bagi yang berpuasa

Saturday, September 29th, 2007

Berbuka puasalah dengan makanan yang manis-manis. Anjuran seperti
ini sudah belasan tahun terdengar oleh kaum muslim di Indonesia. Acuannya
adalah hadist (tindakan, ucapan atau perkataan Nabi Muhammad SAW) yang berasal
dari Anas bin Malik dan diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud.

 Muhammad SAW berbuka puasa dengan rutab (kurma
lembek) yang dikonsumsi sebelum melakukan shalat maghrib. Jika kurma lembek
tidak ada, buka puasa dengan memakan kurma kering (tamr). Sedangkan bila
keduanya tidak ada, maka Nabi Muhammad SAW meneguk air putih.

 Hadist sebagai dasar syariah (hukum) tersebut
selanjutnya dipahami jika berbuka puasa dengan panganan yang mengandung rasa
manis. Sekarang malah berkembang sebuah pemikiran bahwa meski kurma mengandung
aroma manis tetapi berbeda dengan panganan yang mengandung rasa manis.

 Kurma dengan yang manis-manis berbeda. Kurma
merupakan karbohidrat kompleks. Sedangkan gula yang terdapat dalam makanan atau
minuman yang manis-manis adalah karbohidrat sederhana. Sayangnya saat ini sudah
telanjur pemahaman berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis adalah
sunnah nabi.Pemahaman seperti ini sudah berkembang luas di masyarakat muslim di
Indonesia.

 

Pemahaman demikian sebenarnya perlu
diluruskan. Sebab saat ini berkembang pendapat berbuka puasa dengan makanan
yang manis yang penuh dengan karbohidrat sederhana justru bisa merusak
kesehatan.

 Kurma yang merupakan tanaman buah asli tanah
Arab rasanya tak terlalu manis. Dalam kondisi segar buah kurma asli dari tanah
arab mengandung nutrisi tinggi tetapi berkalori rendah sehingga tidak membuat
badan gemuk.

 Kabarnya kurma yang didatangkan ke

Indonesia

sesungguhnya sudah berubah menjadi manisan kurma, bukan lagi kurma segar
sebagaimana yang dikonsumsi Nabi Muhammad SAW. Manisan kurma tersebut
selanjutnya ditengarai mengandung kandungan gula yang kadarnya berlipat-lipat.
Tujuannya agar kurma tersebut awet dalam perjalanan ekspornya dari tanah Arab
ke

Indonesia

.
Bisa jadi ini terkait dengan kualitas dan harga. Kalaupun kurma yang masih
segar dan tidak termasuk manisan kurma dapat dijumpai di

Indonesia

,
kemungkinan harganya menjadi sangat mahal.

 Yang menjadi masalah adalah berbuka dengan
panganan manis justru merusak kesehatan. Sebab seorang yang berpuasa kadar gula
darahnya menjadi turun. Ketika berbuka puasa memakan makanan yang manis bisa
membuat kadar gula melonjak cepat. Berbeda dengan manis yang ada pada kurma
segar yang bersifat karbohidrat kompleks. Rasa manis dari kurma tersebut untuk
menjadi glikoken butuh proses dan memakan waktu. Akibatnya gula darah tidak
melonjak drastis karena karbohidrat kompleks naiknya perlahan.

 Dalam metabolisme dikenal adanya indeks
glikemik yang berarti perubahan makanan menjadi gula dalam tubuh. Dalam
pengertian seperti ini kian tinggi indeks glikemik yang terdapat pada suatu
makanan, maka kian cepat pula makanan tersebut diubah menjadi gula. Dengan
begitu tubuh makin cepat pula menghasilkan insulin.

Perlu pula disadari, respon insulin yang makin
tinggi dalam tubuh, merupakan cara termudah tubuh menimbun lemak. Padahal
penimbunan lemak di tubuh sudah pasti pantangan terutama bagi orang yang
menerapkan

gaya

hidup sehat. Karena itu orang yang amat memperhatikan

gaya

hidup semacam ini sebisa mungkin
menghindari jenis makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi. Sebaliknya
sebisa mungkin memakan panganan yang indeks glikemiknya rendah. Penimbunan
lemak di tubuh sebisa mungkin dihindari.

 Dalam bulan Ramadhan perut kosong seharian, lalu
langsung dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks
glikemiknya). Hal ini tentu mengakibatkan respon insulin dalam tubuh langsung
melonjak. Dengan demikian, tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun
lemak.

 Akan lebih baik meminum air putih saat berbuka
puasa lalu shalat maghrib daripada memakan makanan manis-manis atau kurma.
Kemungkinan besar kurma yang beredar di

Indonesia

merupakan manisan kurma
yang bersifat karbohidrat sederhana.

 Di Indonesia mungkin pula lebih baik kalau
memakan nasi saat berbuka puasa. Tentu saja setelah meneguk segelas air putih
lalu shalat. Nasi termasuk karbohidrat kompleks. Perlu waktu dan proses nasih
menjadi insulin. Respon insulin menjadi tidak tinggi sehingga kecenderungan
tubuh menimbun lemak pun menjadi rendah.

 Tak perlu heran banyak sekali umat Islam pada
bulan puasa justru naik timbangan tubuhnya. Hal ini dapat terjadi karena
umumnya saat berbuka puasa angsung membanjiri tubuh dengan insulin lewat
pasokan makanan yang manis-manis. Masyarakat harus disadarkan berbuka dengan
yang manis-manis bukan malah menyehatkan tubuh.

 Banyak orang di bulan puasa justru menjadi
lemas, mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Karena salah
memahami hadits di atas, maka efeknya rajin puasa = rajin berbuka dengan gula.

 Kondisi tersebut kian diperparah oleh kultur
orang

Indonesia

sebagai pengkonsumsi nasi. Bagi orang

Indonesia

belum disebut makan kalau
belum menyantap nasi. Menurut catatan 70 persen porsi makan orang

Indonesia

adalah nasi. Ini pun harus mendapat catatan karena nasi termasuk karbohidrat.
Makin tinggi karbohidrat yang dikonsumis makin tinggi pula respon insulin dalam
tubuh.

 Oleh karena itu dalam berbuka puasa, makanan
dengan karbohidrat cukup

lima

puluh persen. Sisanya protein, dan 5-10 persen lemak. Kandungan lemak ini cukup
dari lemak yang terkandung dalam daging yang kita makan atau kuning telur.
Tidak perlu menambah minyak atau memakan lemak hewan (yang justru buruk
pengaruhnya bagi tubuh). Lemak dengan kadar yang sedikit masih diperlukan untuk
mengolah beberapa nutrisi dan vitamin, dan untuk membawa nutrisi ke seluruh
tubuh.

 Perlu diingat baik ketika berbuka puasa atau
dalam makanan keseharian, makanlah makanan yang seimbang: 50 persen karbohidrat
kompleks, 40-45 persen protein dan 5-10 persen lemak dalam setiap porsinya.
Sebaliknya perlu pula menjauhi karbohidrat sederhana sebisa mungkin. Kalaupun
harus makan karbohidrat sederhana karena butuh energi cepat carilah yang nilai
indeks glikemiknya rendah.

Makanan dengan porsi indeks glikemik rendah
juga diperlukan ketika melakukan santapan sahur. Seperti sudah diuraikan diatas
karbohidrat kompleks butuh waktu untuk diubah menjadi energi. Karbohidrat
kompleks diubah pelan-pelan dan sedikit demi sedikit.

 Porsi karbohidrat kompleks tersebut membuat
seseorang yang berpuasa tidak cepat lapar karena energi selalu tersedia dalam
waktu lama. Pada gilirannya jenis panganan semacam ini amat mendukung aktivitas
selama seharian penuh. Protein dalam santap sahur amat diperlukan sehingga
tetap berenergi selama menjalankan ibadah puasa.

 Alhasil ketika berbuka puasa hendaknya
memperhatikan makanan yang menyimpan potensi untuk menimbun lemak pada tubuh.
Bahkan sedang atau ketika tidak puasa makanan dari kelompok manisan, sirop,
atau makanan yang banyak mengandung gula perlu dihindari.

 Kalau terpaksa tidak dapat menghindari
karbohidrat sederhana (penganan mangandung pemanis) bisa dipilih makanan
berkarbohidrat sederhana tetapi dengan indeks glikemik rendah. Dalam kelompok
makanan ini misal terdapat pada buah yang tidak terlalu manis seperti pisang,
apel, serta pir.

Ironisnya salah kaprah tersebut dimanfaatkan
produsen panganan. Ini tentu masuk akal sebab penduduk

Indonesia

adalah orang Islam terbesar di dunia. Hal tersebut tentu menguntungkan sebagai
ajang menjual produk.

 Berbuka puasa dengan makanan manis seperti
dalam hadist pada akhirnya direproduksi menjadi ajang bisnis. Berbukalah dengan
makanan yang manis pada gilirannya disosialisasikan dan menjadi slogan
advertising banyak sekali perusahaan makanan pada bulan suci Ramadhan. Karena
kurma rasanya manis sebagaimana dieksplisitkan pada hadist Nabi Muhammad SAW,
maka hal itu diartikan berbuka puasa dengan makanan yang manis-manis. Pada
gilirannya kebiasaan tersebut menjadi kultur yang perlu dipertanyakan
kebenarannya. (Mangku/diolah dari berbagai sumber) (disarikan dari
suarakaryaonline.com)

 

Puasa dan Berat Badan

Saturday, September 29th, 2007

Logikanya … kalau kita puasa, berat badan akan turun.

Kenyataannya? Berat badanku belum turun tuh. Oke, turun sedikit
sih, tapi sedikit banget. Gak sampai 1 kilogram. Ini puasa atau nggak
sih? Pikir-pikir, apa tujuan puasa adalah menurunkan berat badan? Bukan
kan? Penurunan berat badan, kalaupun ada, merupakan efek sampingan.
Tujuan puasa adalah ibadah. Seharusnya begitu.

Oh ya, ada juga orang yang justru pada bulan puasa berat badannya
naik. Rasanya aku juga pernah mengalami hal ini. Alasannya sederhana.
Pada hari-hari biasa malah makannya tidak teratur dan tidak dipikirkan
gizinya (asal makan saja) sehingga berat badan kacau balau. Sementara
pada bulan puasa, makan menjadi lebih terartur dan bergizi (karena
takut tidak kuat berpuasa). Akibatnya bisa diduga, berat badan makin
naik. Yang penting puasa jalan dan badan sehat kan?

Anda termasuk yang mana?

st_go({blog:’4287′,v:’wpcom’,post:’0′,subd:’rahard’});
ex_go({x_theme:’pressrow’,x_lang:’en’,x_dc:’sat’,x_adt:’0′,x_public:’1′,x_mapped:’0′,x_loggedin:’0′,x_noads:’commented,firefox,wrongtype’,x_ads:’no’,x_pagetype:’home’});
addLoadEvent(function(){linktracker_init(4287,0);});

Order accesspoint murah kualitas tokcer

Saturday, September 29th, 2007

aku
mendapat tugas satu tim untuk membangun wireless lan di pabrik.. karena si nkoh
baru punya laptop dan dia pengen mengontrol semua pekerjaan karyawannya
termasuk mengintip cctv lewat laptopnya itu.

so,
tadinya dia minta jaringan kabel aja, yang simple, yang hanya tinggal
meneruskan jaringan kabel lan yang sudah ada. tapi, karena dia bilang kalo bisa
dari mobil dia (saat dia parkir tentunya) juga bisa melihat kerjaan
karyawannya, yah diusulkan menggunakan wireless lan, dengan pertimbangan luas
pabrik dan juga terdapat beberapa gedung yang terpisah jauh. jadi, setelah kita
berdiskusi akhirnya di tentukan spek barang dan alat yang akan digunakan untuk
pekerjaan ini.
barang dan alat itu adalah

access point 
antena omni
kabel rg58
konektor rg45, bnc, tnc reserve, dan sma
penyambung konektor letter T untuk bnc
dan kabel utp

lagi,
bagian tugas aku untuk mengorder barang.. aku langsung memanggil sahabat
terbaikku, dengan satu suitan yang panjang diapun datang yah si mio merah itu
(jadi kangen kamen rider hehehe..) aku tekan gas dalam-dalam lalu kuarahkan ke
sebuah gedung bernama BEC, tanpa tengak-tengok ke counter hp yang memadati
lantai bawah, langsung aku arahkan ke lantai 1 komputer, tepatnya ke toko
netpoint  (katanya sih lengkap untuk networking but i doubt it), setelah
tanya ttg access point, mereka memang menganjurkannya merek linksys wap54g dan
juga merek d-link yang 108g tapi setelah aku tanya  harganya waw tinggi
sekali padahal waktu ku tanya paman google gak sampe segitu. setelah
keliling-keliling, banyak juga yang menyarankan accesspoint merek tp-link atau
3com, nah kalo tp-link selain murah juga tidak tahan lama, setidaknya itu kata
paman google. kalo merek 3com, susah banget nyarinya, kalaupun ada dia harus di
indent dulu, dan harganya selangit yang 54g aja diatas harga 108g nya
d-link..  nah yang sering dipakai itu yang linksys selain barangnya
melimpah harganya juga bervariasi, ada yang juga di atas 700rb ada juga yang
jual di kisaran 600rb. yah kalo mau murah kita harus banyak waktu untuk hunting
dan gak malu bertanya baik ttg spek barangnya dan juga nego harga.

tapi
di BEC itu akhirnya aku putuskan gak jadi beli, karena harganya yang tinggi gak
sesuai dengan rekomendasi dari paman google. yah jadinya malah ngelihat
orang-orang yang lagi ngantri di counter esia yang mau beli hp esia murah, lucu
juga soalnya yang aku lihat yang ngantrinya itu pedagang-pedagang hp juga, yang
belinya gak satuan tapi langsung beli 10 atau lebih.. ah aku gak tertarik..
makin cape aja jadinya, yah aku
pulang deh dengan pengalaman di BEC itu..

dikantor
aku searching lagi di google.. dan ada banyak juga situs-situs online shopping,
salahsatunya tempatshopping.com. aku menghubungi no yang tercantum di webnya.
disanalah aku mendapat barang tersebut, accesspoint merek linksys dan antena
omni merek tplink. selain harganya lebih murah dibanding dengan yang di BEC
itu, juga kalo beli lebih dari satu, kita dapet diskon, (hehehe walau online
shopping ternyata bisa ditawar juga).

access point linksys wap54g = @550rb
omni tp-link =  @150rb

Wap54g_2
setelah
nego harga dan aku sangat puas dengan harganya tersebut dan gak usah nunggu
lama-lama untuk dikirimkan barangnya, aku dibolehkan mengambilnya langsung
kekantornya (yah sekalian ngabuburit). ternyata kantor mereka gak jauh dari tempat
kerjaku.

Omni_1
nah
sekarang aku mencari konektor sma (sebagai penyambung kabel omni ke
accesspoint) juga tnc reserve (juga sebagai penyambung).

gak
mudah mencari konektor sma, aku berangkat ke plaza komputer kosambi, disana
susah juga nyarinya, aku ke  lantai dasar tempat barang-barang elektronik,
awalnya ke omega tapi dia gak punya konektor sma, lalu di tulus pun gak ada.
dan beberapa toko lainnya juga gak ada. kalaupun ada paling hanya konektor bnc
aja dan letter T nya gak ada. nah akhirnya ada juga toko yang mau mengusahakan
mencarikannya, selain cepat juga dia mau mencarikannya untukku. di

sana

aku dapat semua
konektor yang aku butuhkan. nama tokonya plaza indah letaknya di lantai bawah
plaza.

harga
konektor sma = @20rb
konektor bnc = @4rb
konektor tnc reserve = @20rb
letter T bnc = @20rb

jadi
segulung kabel rg58 itu disatu sisi dipakaikan konektor sma untuk ke omni dan
disisi lain menggunakan konektor tnc reserve untuk ke accesspoint nya.
dan konektor bnc dan penyambungnya itu untuk dipasang di tengah jika kita ingin
memakai dua antena untuk satu access point.

sedang
cara menyetting access point aku dapatkan di blog ini dealesta.web.id/blog/?p=4 

lalu
coba mensettingnya di kantor, dan oh langsung tokcer.. (huh all the hardwork
finnally payed).

wah
tinggal masangnya aja dipabrik.
alhamdulillah di bulan Ramadhan ini kerjaan banyak dan tidak sukar.
besok tinggal masang dan mudah-mudahan langsung beres.
doain yak..

 

Kangen, Dewa 19

Sunday, September 23rd, 2007

Aku sih lagi jalan menuju tempat
kerja lalu tiba-tiba temenku menyetel tape yang kebeneran lagu dewa yang the
best of nya. Dan perasaan itu pun muncul.Dewa

 aku kangen musik dewa formasi
awal.. dimana andra gak ngerock banget dan nyetel banget dengan semuanya,
dengan betotan bassnya erwin dan drumnya wong aksan, si dhani tetap konsen
dengan organnya dan suara ari lasso yang melengking datar yang sesekali memakai
fibrasi..

kalo lagi denger lagu kangen, atau cukup siti nurbaya kadang pengen banget ada
band yang bisa membuat lagu yang mengena di hati dan terpuaskan dengan
permainan musiknya yang kompak dan gak berebutan. masing-masing instrumen
nyetel banget dengan lagu itu.

            kalo dibandingin dengan dewa
sekarang.. wah sorri aja bagi penggemar dewa yang baru. kayaknya jauh banget
baik kualitas dari personel maupun aransemennya. sekarang kok personelnya
terlalu dhani sentris banget ya. lalu kok aransemen semua gimana dhani aja yang
lain yang terasa hanya sedikit memberikan masukan aransemen dan seringnya
konsentrasi di instrumennya aja. terus terang sekarang dewa terlalu ngerock dan
gak ada variasi kayak jazznya wong aksan atau nge popnya bass erwin dan suara
ari lasso yang jernih dan tinggi.

            walau di awal formasi baru ini aku
seneng dengan tiba-tiba rock abis. tapi lama-lama jadi bosen juga secara musik
terlalu monoton!!. semua lagu lama di nyanyiin dengan gaya rock. walaupun bagus tapi gak sedahsyat
dulu.

Pengen rasanya membuat tulisan
secara detil tentang musik dewa dari awal hingga sekarang.. tapi harus banyak
waktu soalnya gak boleh sembarangan mengomentari mereka tanpa data yang akurat.
Bisa-bisa aku di semprot sama baladewa yang fanatik buta lagi. Tapi ada waktu
gak yah.. dan sanggup gak yah mungkin lain kali huhuhu…

sekali lagi aku kangen banget
dengan musikalitas dewa yang dulu.

you can’t change a person but you can change the environment

Monday, September 10th, 2007

kalimat itu begitu melekat di otakku sampai-sampai saking lekatnya kubawa ia ke tempat tidurku lalu kurenungi dan ku coba mengaplikasikannya pada diri sendiri..

disaat berangkat ke Pabrik dengan teman-temanku. kebeneran sambil menyetel radio k-light fm. di situ aku mendengar seorang pakar motivasi atau sekarang di sebut motivator Bapak James gwee (mudah-mudahan ejannya benar) mengatakan bahwa kita tidak dapat mengubah seseorang atau sulit sekali mengubah seseorang atau beberapa orang sekaligus tapi kita dapat mudah mengubah lingkungan.
lalu dia meneruskan dengan memberi contoh yaitu orang indonesia yang sangat sulit diatur atau berdisiplin namun lihat di singapore, orang indonesia yang sama yang sulit berdisiplin ketika di indonesia tapi ketika di singapore ia dapat berdisiplin (ia juga memberikan bbrp contoh lainnya).  mm.. thats it.. itu dia, jika kita ingin rekan-rekan kerja kita tuk berdisiplin jangan lah kita paksa atau kita tuntut dia agar berdisiplin namun ciptakan dulu suasana yang disiplin maka, kelak rekan kita pun akan berdisiplin.

sebuah teori yang menarikkan.. aku coba aplikasikan pada diri sendiri yang mudah-mudahan akan berdampak pada orang-orang terdekatku..

kembali ke dunia nyata (sementara)

Sunday, September 9th, 2007

baru aja bus yang aku tumpangi memasuki kota bandung, hape pun berbunyi.. eh itu si bos. dia bilang harus siap pagi ini kita langsung ke majalaya. wah berat juga tapi aku merasa dibutuhkan sekali di kantor. ok itu udah konsekwensi kerja. walaupun belum sempat tidur aku mempersiapkan diri tuk berjuang lagi.

dari leuwipanjang aku langsung menuju kantor, untungnya aku me"nyetok" pakaian di kantor, jadi kalo ada hal-hal kayak begini aku sudah siap dan tidak harus pulang kerumah dulu. sampai dikantor si bos langsung nembak "de lu dari jakarta ya" eh dia tahu aja kayaknya punya indra ke enam nih.. atau cuma ke gue aja dia perhatian. huhuhu.. aku bilang, iya ada sahabat yang meninggal. dia mengerti dan menyuruh aku mandi dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan di majalaya.
wah aku kira tugas ini cuma tuk 2 hari, gak tahunya seminggu baru selesai.. huhuhu.. walaupun capek jiwa dan raga tapi ada pelajaran yang dapat aku ambil, dan insyaAllah akan bermanfaat kelak.

mm baru hari sabtu kemarin selesai tuh tugas.. wah gak tahu deh bersyukurnya aku.. akhirnya kembali ke dunia nyata lagi.. hehehe.. tapi kayaknya cuma dikasih istirahat beberapa hari, soalnya  sudah menunggu tugas berikutnya, yang katanya bakal lebih berat dari yang kemarin.. wah ok kataku.. lagi-lagi perjuangan yang tiada henti, dan kayaknya bakal di kerjakan di bulan suci ramadhan yang artinya makin bertambah berat tugas ini. mudah-mudahan si "dewi" gak bosen-bosennya mensupport aku. kata-kata yang dia tulis di sms atau diucapkan di telelpon sangat "menyihir" sehingga aku mampu menjalani tugas-tugas ini dengan kemudahan.

aku hanya ingin katakan. va, kau adalah salah satu tujuan hidupku.

Sahabat kau telah berjuang

Monday, September 3rd, 2007

inna lillahi wa inna ilaihi raajiun

malam itu aku masih membicarakan dia.. seorang sahabat yang telah ku kenal sejak aku masuk smp al-kamal, yah di minggu pertama masuk smp aku sudah main kerumahnya dan akrab sekali, dia adalah Hendra Gunawan, seorang teman yang telah memberikan banyak kenangan dari yang biasa hingga yang luar biasa.

malam itu aku bercerita kepada sahabat sekaligus wanita yang mudah2an kelak menjadi ibu dari anak-anakku, bahwa aku mempunyai seorang sahabat di Jakarta yang telah kukenal sejak lama dan walaupun kami akhir-akhir ini jarang bertemu namun, seolah-olah ada benang baja yang kuat yang telah mengikat hati kami sehingga kami selalu yakin bahwa kita tidak akan melupakan satu dengan lainnya dan selalu mengingatnya dan meceritakan kepada teman-teman baru kami bahwa kami mempunyai sahabat sejati disana.

siapa yang tahu ajal seseorang kecuali hanya Allah SWT. kita punya rencana dan DIa juga punya rencana, dan rencana Allahlah yang Haq dan yang terjadi..

pagi di hari ahad 2 Sept 2007 aku mengambil hape dari charger dan kulihat ada dua pesan dan satu panggilan tidak terjawab. ku lihat dengan mata malas dan berkunang-kunang, lalu ku buka, dua pesan itu satu dari hendra dan satu lagi dari widad, teman sejak aku duduk smp juga. ku buka pesan hendra dan alangkah kagetnya aku ternyata itu pesan itu dari lilik kakaknya yang memberitakan bahwa hendra telah meninggalkan kita pada sabtu malam jam 23.11 yang membuatku bertambah kaget pada jam itu aku masih membicarakan dia kepada kekasihku. aku katakan bahwa hendra menginginkan aku ke Jakarta, ke rumahnya, aku bilang aku baru bisa kesana mungkin sehabis lebaran. tak disangka tak dinyana di saat yang tidak terlampau jauh Hendra telah dipanggil Sang Haq. lalu aku bergumam inna-lillahi wa inna-ilayhi raajiuun.  aku terpaku beberapa saat lalu ku baca pesan satu lagi dan ternyata isinya tak jauh beda, yang menguatkan pesan yang pertama. lalu aku angkat telepon dan ku tekan no hape hendra. beberapa saat tidak ada yang menjawab, setelah yang keduakali bang tyo (kakak hendra juga) menjawab dan menguatkan kabar itu. aku tekan lagi no hape widad dan dia juga menguatkan kabar tersebut.

jam setengah tujuh pagi aku langsung mandi, berpakaian, membawa baju seadanya dan hanya pamit sekedarnya tanpa bilang ingin kemana. aku melangkahkan kakiku ke jalan soekarno-hatta lalu naik angkot 05 yang  biasanya sering ngetem dan berjalan seperti keong, tapi tidak hari itu, angkot itu melesat cepat hingga tidak terasa baru 5 menit aku sudah sampai leuwi-panjang. dan baru aku melangkah masuk sudah disambut calo-calo terminal dan ternyata ada bis primajasa ke lebakbulus yang sudah siap berangkat. wah.. alhamdulillah ternyata kepergianku ke jakarta tuk melihat temanku terakhir kalinya dimudahkan oleh Allah.
didalam bis aku mengirimkan pesan ke kemal, sahabat kami sejak smp juga. lalu setelah mengabari kabar tersebut dan dia berjanji akan memberitahu teman-teman almarhum lainnya dan bersedia menjemput aku di terminal lebakbulus. lalu ketika bus memasuki daerah bekasi hape berbunyi yang aku kira dari kemal, orang tersebut bilang dia sudah sampe di ut, univ terbuka. aku bilang aja "ok" aku kira itu kemal, lalu aku sms kemal, dan mengatakan setengahjam lagi aku sampe dilebakbulus, lalu sindhu (teman sejak smp juga) sms, dia akan ikut jemput juga.

ketika aku sampai di rumah almarhum baru ku tahu yang sudah sampai UT itu indra a.k.a bejo temen smaku. dan ternyata kemal dkk masih dalam perjalanan menuju lebakbulus lalu aku langsung naik ojek ke rumah almarhum padahal si kemal, sindu n edward mau ngejemput. kesimpulannya terdapat kesalahpahaman karena mungkin gue lagi lemot huhuhu… akhirnya gue nungguin mereka di depan jalan masuk rumah almarhum.

disaat sedang menunggu itulah muncul sebuah jeep yang memberi klakson berkali-kali.. tiitt.. tiitt.. titt… kira-kira begitu suaranya. dan langsung memalangi jalanku.. rada kesel juga sih tapi pas dia buka kaca jendela eh baru tahu deh dan serentak juga rasas kesel itu berubah menjadi kegembiraan. soalnya itu adalah widad dan fitri (my best friend di sma) wah senengnya ketemu mereka, tapi sayang seribu sayang, mereka gak bisa berlama-lama karena harus langsung pergi lagi ke acara yang lain. tapi lumayan juga kita ngobrol ditengah jalan dan merasa jalan itu kita yang punya sampai akhirnya tukang parkir pengkolan pun menyadarkan kami (huhuhu… gak tahu orang seneng yah!!) yah udah deh cabutlah mereka bedua meninggalkan aku menunggu teman yang lainnya.

aku, kemal, sindu, dan edward akhirnya sampai di rumah almarhum dan bertemu dengan teman-teman sma almarhum.. sebenernya mereka anak-anak al-kamal juga hanya beda jenis sekolahnya aja, yang satu temen smp almarhum yang satunya lagi temen sma alharhum. karena aku, hendra dan widad dari smp sampai sma di al-kamal (betah amat yakk) temen sma yang datang ada bejo, abink, pipit, andri, ijoel, aries dll.. thanks bro ternyata kalian gak melupakan persahabatan kita yak..

yah disuasana duka itu kita semua dipertemukan kembali, secara tidak langsung hendra telah mempertemukan kita kembali yah..

akhirnya yang ditunggu datang juga.. setelah mengaji di hadapan jenazahnya tiba saatnya tuk memakamkannya.. aku percaya hendra meninggal dengan tenang, karena sebelum dia meninggal dia dibimbing membaca syahadat dan lancar mengucapkannya, alhamdulillah. segala puji dan syukur hanya milik Allah Tuhan pemilik alam semesta. tidak ada satupun hambatan dalam memakamkan sahabatku ini, semua berjalan lancar dan thanks kepada iman a.k.a ceger walaupun dia dulu nakal bin bandel tapi nilai persahabatannya teruji hingga memakamkan dan turun ke bawah tempat perbaringan terakhir almarhum.

setelah selesai memakamkan sekitar jam 5 sore aku berpamitan dan menyampaikan permohonan maafku karena menolak tawaran menginap dan bertinggal lebih lama di rumah almarhum.

hendra adalah sahabat terbaik yang pernah aku miliki.

ini adalah peringatan buat aku pribadi bahwa maut akan selalu mengejar dan menguntit setiap mahluk yang bernafas, sedang aku malah sibuk mengejar cita-cita. mudah-mudahan aku dan teman-teman lain dapat mengambil hikmah yang terbaik dan mengoreksi diri.